google-site-verification: google3c7d1a4caf0af247.html DAPUR RESEP 101: Aneka manisan
Showing posts with label Aneka manisan. Show all posts
Showing posts with label Aneka manisan. Show all posts

Wednesday, 8 March 2017

RESEP MANISAN BUAH CARICA

Manisan buah carica adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
 
Manisan buah carica

Bahan-bahan:
  • 2 kg buah carica yang sudah matang. Kupas kulitnya
  • 1 kg gula pasir
  • 3 lt air
Cara membuat:
  1. Belah buah carica yang sudah dikupas kulitnya menjadi dua bagian, lalu pisahkan biji-bijinya.
  2. Rebus biji buah calica dengan satu liter air hingga air mendidih. Setelah itu dinginkan.
  3. Potong-potong daging buah carica sesuai selera.
  4. Setelah air rebusan biji carica dingin, saring air rebusannya sambil diremas-remas sehingga sari buahnya ikut tersaring.
  5. Tambahkan air sedikit-sedikit sampai biji terlihat bersih.
  6. Masukkan sisa air, gula, dan daging buah carica kemudian masak kembali sampai mendidih lalu matikan.
  7. Tunggu sampai dingin.
  8. Sajikan atau dikemas di dalam toples.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan buah carica, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN CERMAI

Manisan cermai adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
Manisan cermai

Bahan bahan:
- Cermai 550 gram
- Gula pasir 1 kg
- Pewarna makanan hijau/merah cair 1 sendok teh
- Garam halus 1sendok teh
- Air 500 ml

Cara membuat :
  1. Terlebih dahulu larutkan gula bersama air, garam serta pewarna makanan. Aduk rata.
  2. Rebus larutan tersebut sampai mendidih.
  3. Masukkan cermai, aduk rata. Dimasak hingga gula mengental. Angkat.
  4. Keringkan atau jemur manisan cermai sampai lapisan gula agak mengering. Setelah manisan cermai kering simpan dalam wadah atau toples yang tertutup rapat. Sajikan.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan cermai, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

 

RESEP MANISAN NANAS KERING

Manisan nanas kering adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
 
Manisan nanas kering


Bahan yang diperlukan :
  • 1 buah nanas mengkal (tidak terlalu matang)
  • 300 gram gula pasir
  • 1 sendok teh garam dapur
  • 1 sendok makan kapur sirih
  • Air secukupnya
Cara Membuat :
  1. Kupas buah nanas hingga bersih hingga semua matanya hilang. Setelah bersih kemudian potong-potong sesuai selera. Jangan lupa untuk membuang bagian tengah nanas yang keras agar lebih nikmat ketika dimakan.
  2. Larutkan garam ke dalam 500 ml air kemudian gunakan larutan garam tersebut untuk mencuci nanas yang telah dipotong. Akan lebih baik apabila potongan nanas tersebut dimasukkan langsung ke dalam larutan ini. Fungsi pencucian ini adalah untuk mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan getah nanas.
  3. Larutkan kembali kapur sirih ke dalam 1 liter air. Aduk hingga rata kemudian tunggu hingga kapur mengendap. Ambil bagian air yang dingin kemudian rendam potongan nanas selama kurang lebih 1-2 jam. Fungsi perendaman ini agar manisan yang kita buat bisa lebih kenyal.
  4. Didihkan 500 ml air. Setelah mendidih masukkan buah nanas yang telah direndam dalam air kapur sirih selama 3-5 menit. Fungsi perebusan kali ini hanya untuk mensterilkan buah nanas, jadi jangan merebusnya terlalu lama. Setelah 3-5 menit angkat dan tiriskan.
  5. Masak 300 gram gula pasir dengan 300 ml air hingga menjadi seperti sirup yang agak kental. Selama proses memasak terus aduk larutan gula tersebut agar tidak mengkristal. Setelah mendapatkan kekentalan yang diinginkan matikan apinya kemudian dinginkan.
  6. Setelah sirup dingin masukkan buah nanas yang sudah di strerilkan ke dalam sirup tersebut. Anda juga bisa memberikan beberapa penambah rasa seperti bubuk vanila atau bubuk jahe agar lebih lezat.
  7. Setelah tercampur dinginkan dalam lemari es selama 24 jam agar larutan gula meresap.
  8. Setelah diinapkan, keringkan manisan nanas basah tersebut dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Anda juga dapat menggunakan oven untuk mengeringkannya. Hidangkan
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan nanas kering, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN KEDONDONG

Manisan kedondong  adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
 
Manisan kedondong

Bahan :
  • 1 kg kedondong
  • Gula pasir air secukupnya
  • Sedikit garem
  • 5 buah cabe rawit merah iris/pedas sesuai selera
  • 3 buah jeruk nipis peras ambil air nya
Cara Membuat :
  1. Kupas buah kedondong, cuci bersih.
  2. Potong-potong buah kedondong.
  3. Rebus gula pasir, manis sesuai selera.
  4. Campur semua bahan. 
  5. Aduk-aduk, cek manis nya.
  6. Lalu masukan ke kulkas biar dingin lalu hidangkan.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan kedondong, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN JAMBU BIJI

Manisan jambu biji adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
Manisan jambu biji

Bahan :
- Jambu biji mengkal 1 kg
- Air sebanyak 1 liter, dibubuhi ½ sendok teh kapur.
- Gula pasir 500 gr
- Air 400 ml
- Cengkeh 3 biji
- Kayu manis sepanjang 5 cm
- Perahan jeruk nipis 1 sendok teh
- Garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Jambu dikupas, dibuang bijinya, dan dipotong-potong sesuai dengan selera. Setelah itu, jambu direndam dalam larutan air kapur selama 2 jam, lalu dicuci bersih dan ditiriskan.
  2. Gula dimasak bersama air hingga mengental, ditambahkan cengkeh, kayu manis, perahan jeruk nipis, dan garam.
  3. Kemudian , larutan gula angkat dan dinginkan. Setelah larutan gula dingin, jambu biji dimasukkan dan biarkan selama semalam (kira-kira 12 jam).
  4. Manisan jambu biji tersebut sebaiknya disimpan didalam lemari es. Manisan jambu biji dapat dinikmati bersama air perendamnya.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan jambu biji, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN BELIMBING WULUH

Manisan belimbing wuluh  adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
 
Manisan belimbing wuluh


Bahan yang digunakan :
  • Belimbing wuluh sebanyak 1 kg
  • Gula pasir kapur sirih sebanyak 300 gram
  • Tawas sebanyak ½ sdm
  • Air kapur sirih secukupnya
Cara membuat manisan :
  1. Siapkan belimbing wuluh dan cuci sampai bersih kemudian tiriskan. Kemudian gila belimbing dengan menggunakan parutan sampai airnya keluar
  2. Sediakan air lalu masukan air kapur sirih. Masukan belimbing ke dalam air kapur sirih dan rendam selama 1 malam, cuci dan tiriskan.
  3. Sediakan air sebanyak 2 ½ liter lalu campurkan air tawas aduk hingga rata. Masukan kembali belimbing ke dalam campuran air tawas selama dua jam, angkat dan cuci sampai bersih lalu tiriskan
  4. Rebus gula bersama air hingga larut, angkat. Belimbing masukan ke dalam larutan gula selama 1 malam, angkat belimbing kemudian rebus sisa air rendaman hingga jadi kental.
  5. Masukan kemblai belimbing ke dalam air larutan gula dan rendam selama 1 malan, lakukan hingga larutan gula menjadi karamel. Setelah nenjadi karamel lalu masukan belimbing dan aduk-aduk sampai kering.
  6. Siapkan loyang dan tambahkan belimbing di loyang yang datar dan jemur di bawah sinar matahari yang panas hingga kering. Sesekali balikan manisan agar keringnya rata
  7. Masukan ke dalam oven dan panggang sebentar saja, angkat dan dinginkan.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Manisan belimbing wuluh siap di sajikan, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN JAHE

Manisan  jahe tidak hanya pas untuk disajikan dimusim hujan atau sore hari sebagai teman anda. Tetapi sajian ini juga dapat anda suguhkan saat pesta di malam hari. Suasana pasti semakin hangat dengan manisan senikmat ini. Simak bahan dan cara membuatnya yuk.
Manisan  jahe

Bahan-bahan yang diperlukan :
1. Jahe yang masih muda 1 kg
2. Tawas 1 sendok teh
3. Gula Pasir 2 kg
4. Garam 6 sendok makan
5. Air bekas cucian beras 3 liter
6. Air bersih 1 liter
7. Air matang 1 liter

Cara Pembuatan :
  • Kupas jahe muda lalu cuci hingga bersih, kemudian tusuk-tusuklah dengan garpu. setelah itu sisihkan.
  • Siapkan 1 liter air bekas cucian beras lalu taburi dengan garam sebanyak 2 sendok makan. lalu aduk
  • Kemudian masukkan/rendam jahe ke dalam air cucian beras yang telah dilarutkan garam di atas selama 3 hari 3 malam ( ingat! air bekas cucian beras yang telah dilarutkan garam ini harus diganti tiap hari selama masa perendaman )
  • Sehabis masa perendaman, cuci jahe hingga bersih kemudian ditiriskan
  • Lalu siapkan air bersih 1 liter kemudian taburi dengan tawas sebanayak 1 sendok teh. dan masaklah hingga mendidih
  • Selanjutnya, masukkan jahe ke dalam air tawas mendidih, dan biarkan selama 5 menit. selanjutnya, jahe diangkat dan tiriskan
  • Langkah berikutnya, masukkan jahe dan tata dengan rapi ke dalam toples kaca (wadah yang dapat mempertahankan panas).
  • Kemudian taburi gula pasir sedikit demi sedikit ( tiap 1 jam ) hingga gulanya mencair sendiri.
  • Terus taburi jahe dengan gula pasir sampai potongan jahe terendam lelehan gula seluruhnya. dan bila sudah terendam semua, biarkan selama 2 hari.
  • Langkah berikutnya, angkat jahe dan air gula dipanaskan hingga mengental. kemudian masukkan kembali potongan jahe ke dalam larutan gula yang sudah mengental.
  • Lakukan proses ini selama beberapa hari hingga sampai jahe terasa cukup manis dan menjadi manisan.
Manisan jahe sudah siap untuk anda nikmati. Mudah kan cara membuatnya, nggak ribet. Cobain deh,, saya tunggu hasil kreasi anda.

RESEP MANISAN AGAR-AGAR

Banyak makanan yang sering kita gunakan sebagai menu penutup, salah satunya yaitu manisan agar-agar. Agar atau agarosa adalah zat yang biasanya berupa gel yang diolah dari rumput laut atau alga. Di Jepang dikenal dengan nama kanten dan oleh orang Sunda disebut lengkong. Jenis rumput laut yang biasa diolah untuk keperluan ini adalah Eucheuma spinosum. Beberapa jenis rumput laut dari golongan Phaeophycophyta (Gracilaria dan Gelidium) juga dapat dipakai sebagai sumber agar-agar. Agar-agar dieksport dari Melaka sejak 1871, untuk mempersingkat waktu yuk kita simak pembuatan manisan yang satu ini.

manisan agar-agar

Bahan :
  • Air Sebanyak 800 ml.
  • Agar-agar warna putih sebanyak 3 bungkus.
  • Gula pasir sebanyak 500 gram.
  • Zat pewarna sesuaikan dengan selera.

Cara Membuat
Tahap Pertama :
  1. Campur bahan-bahan seperti agar-agar, gula dan air, kenudian rebus semua bahan tadi hingga mendidih.
  2. Selanjutnya tuang kedalam cetakan. Bagi kedalam bebrapa cetakan.
  3. Diamkan hingga agar-agar dingin dan keras.
  4. Kemudian setelah dingin potong agar-agar dengan pisau khusus agar-agar kedalam bentuk dadu atau kotak. Jika diotong dengan pisau biasa hasilnya kurang cantik.
Tahap penjemuran :

Pada tahap penjemuran ini akan memakan waktu hingga 2 hari. Saat menjemur agar-agar harus sering di dibolak-balik, dan penjemuran dilakukan dibawah terik matahari.

Agar-agar sebenarnya adalah karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang mengisi dinding rumput laut. Ia tergolong kelompok pektin dan merupakan suatu polimer yang tersusun dari monomer galaktosa. Agar-agar dapat dibentuk sebagai bubuk dan diperjualbelikan. Gel terbentuk karena pada saat dipanaskan di air, molekul agar-agar dan air bergerak bebas. Ketika didinginkan, molekul-molekul agar-agar mulai saling merapat, memadat dan membentuk kisi-kisi yang mengurung molekul-molekul air, sehingga terbentuk sistem koloid padat-cair. Kisi-kisi ini dimanfaatkan dalam elektroforesis gel agarosa untuk menghambat pergerakan molekul objek akibat perbedaan tegangan antara dua kutub. Kepadatan gel agar-agar juga cukup kuat untuk menyangga tumbuhan kecil sehingga sangat sering dipakai sebagai media dalam kultur jaringan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan agar-agar, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

Sunday, 5 March 2017

RESEP TORAKUR ATAU MANISAN TOMAT LEGIT

Torakur atau manisan tomat legit adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.

Torakur atau manisan tomat legit

Bahan-bahan:
- Tomat merah (belum terlalu matang/masih agak keras) 1 kg
- Gula pasir ¼ kg
- Kapur sirih 2 sendok teh, larutkan dengan air

Cara membuat :
  1. Terlebih dahulu tomat dicuci sampai bersih. Lalu tomat direndam ke dalam air kapur sirih selama kurang lebih 2 jam.
  2. Angkat tomat, kemudian tekan tomat menggunakan kedua tangan hingga biji tomat keluar. Kerjakan sampai tomat habis. Cuci kembali tomat sampai bersih.
  3. Susun tomat ke dalam panci, lalu taburkan gula pasir keatasnya. Tutup panci tersebut dan diamkan semalaman sampai keluar air.
  4. Tomat direbus dengan sedikit air menggunakan api kecil sampai air habis dan mongering (jangan gosong). Angkat serta biarkan manisan tomat dingin.
  5. Letakkan manisan tomat ke dalam wadah atau Loyang, susun dengan rapi. Setelah itu, jemur manisan tomat dibawah sinar matahari langsung selama kurang lebih 3-4 hari sampai manisan tomat benar-benar kering. Sebaiknya pada saat manisan tomat dijemur ditutup menggunakan daun pisang supaya kotoran tidak masuk.
  6. Angkat manisan tomat dan simpan dalam wadah. Sajikan..
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk torakur atau manisan tomat legit, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

Wednesday, 1 March 2017

RESEP MANISAN BUAH PEPAYA

Manisan buah pepaya adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
 
Manisan buah pepaya


Bahan-bahan :
  • 2 buah pepaya setengah matang (mengkal)
  • 8 sendok makan gula pasir
  • 1 liter air bersih
  • ½ sendok teh frambos (ada di toko kue)
  • ½ sendok teh garam asam
  • Kapur sirih secukupnya
  • Kesumba secukupnya (ada di toko kue)
Cara membuatnya :
  1. Kupas kulit buah pepaya kemudian cuci sambai bersih
  2. Iris kecil-kecil dengan ukuran 1 x 2 cm atau sesuai selera
  3. Rendam irisan pepaya dalam air kapur sirih selama 3 – 4 jam.
  4. Setelah 3 – 4 jam, angkat dan tiriskan
  5. Pepaya direbus dengan air sampai mendidih kemudian masukkan gula pasir, garam asam dan kesumba lalu diaduk sampai rata
  6. Setelah masak, turunkan dari api kemudian masukkan frambos
  7. Untuk rasa yang lebih nikmat, anda bisa menjemur manisan tersebut sehingga menjadi manisan pepaya kering
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan buah pepaya, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN KOLANG KALING

Manisan kolang kaling adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.
 
Manisan kolang kaling


Bahan :
  • 1 kg kolang kaling
  • 250 gram gula pasir
  • 500 ml fanta, warna merah, hijau atau rasa sesuai selera
  • 1 lembar daun pandan
  • 10 lembar daun jeruk
  • air cucian beras dan air panas (mendidih)
Cara Membuat :
  1. Cuci kolang kaling dengan menggunakan air cucian beras hingga bersih, bilas dengan air bersih, tiriskan. Rendam dengan air mendidih dan biarkan beberapa saat, tiriskan.
  2. Rebus fanta, gula, daun jeruk dan daun pandan sampai mendidih. Masukkan kolang kaling, masak hingga mendidih dan biarkan beberapa saat. Matikan api lalu dinginkan manisan dan simpan di kulkas.
Pembuatan manisan kolang kaling dengan proses di atas akan menghasilkan warna yang lebih muda. Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan kolang kaling, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN RAMBUTAN

Manisan rambutan adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.

Manisan rambutan

Bahan :
a. 50 biji rambutan (kupas dan buang biji)
b. 10 cabe merah (iris menyerong)
c. 3 buah jeruk kunci ( peras airnya)
d. 8 buah jeruk kunci ( belah 2)
e. 15g gula pasir
f. 1g garam
g. 15 buah asinan buah asam boi

Cara Membuat :
- Aduk rata semua bahan
- Masukkan lemari pendingin semalaman, nanti akan keluar air sendiri
- Siap disajikan

Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan rambutan, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN MANGGA

Manisan mangga adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.

Manisan mangga

Bahan-bahan :
  • Mangga muda 1 kg
  • Gula pasir 350 gr
  • Air bersih matang 200 cc
  • Garam halus ½ sdt
  • Cabe merah keriting 8 bh, iris-iris
  • Food coloring (kuning) secukupnya
Langkah Membuat :
  1. Buah Mangga yang dagingnya masih lumayan keras atau muda dan sudah dipilih kemudian dibuang kulitnya dan diiris tipis-tipis.
  2. Sementara itu larutkan gula dan garam ke dalam air yang akan direbus lalu masak sampai matang bersama dengan tambahan pewarna (kuning) dan irisan cabe merah keriting.
  3. Angkat hasil rebusan campuran gula dan garam setelah matang dan tunggu hingga uap panasnya hilang.
  4. Setelah itu, tambahkan campuran rebusan gula dan garam dengan daging buah muda yang sudah diiris tipis tadi. Aduk merata kemudian dinginkan dalam kulkas.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan mangga, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.

RESEP MANISAN SALAK PEDAS

Manisan salak pedas adalah makanan dengan bahan dasar buah-buahan yang direndam dalam larutan gula selama beberapa waktu. Manisan biasanya dimakan sebagai hidangan pelengkap untuk merangsang nafsu makan. Teknologi membuat manisan merupakan salah satu cara pengawetan makana yang sudah diterapkan sejak dahulu kala. Perendamanan manisan akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang.  Keadaan ini akan menghambat pertumbuhan mikroba perusak sehingga buah akan lebih tahan lama. Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembuatan manisan yang satu ini.

Manisan salak pedas

Bahan :
  • Salak 500 gram, kupas, potong bulat
  • Gula pasir 100 gram
  • Garam secukupnya
  • Air 500 ml
  • Cabai merah 3 buah, tumbuk kasar
  • Cabai rawit 5 buah, tumbuk kasar

Cara membuat  :
  1. Campur semua bahan, kecuali salak.
  2. Rebus di atas api kecil hingga gula larut dan mendidih. Matikan api.
  3. Masukkan salak, aduk rata. Biarkan dingin dan gula meresap.
  4. Sajikan.
Pada awalnya manisan dibuat dengan merendam pada larutan gula hanya untuk mengawetkan. Ada beberapa buah yang hanya dipanen pada musim-musim tertentu. Saat musim itu, buah akan melimpah dan kelebihannya akan segera membusuk apabila tidak segera dikonsumsi. Untuk itu manusia mulai berpikir untuk mengawetkan buah dengan membuat manisan. Manisan juga dibuat dengan alasan memperbaiki cita rasa buah yang tadinya masam menjadi manis. Setelah berkembang menjadi komoditas, manisan mulai diolah dengan berbagai tambahan bahan, seperti pengenyal, pemutih, pengering, atau gula buatan. Sudah selesai pembahasan kita untuk manisan salak pedas, saya tunggu hasil kreasi anda, selamat mencoba.